Mahasiswa UNTIRTA Sukses Gelar Kegiatan KKM Tematik Literasi 2025 di Desa Pasanggrahan

Pasanggrahan, 30 Juli 2025 — Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Literasi 2025 sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif dan partisipatif di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Kegiatan ini mengusung tema utama “Teknologi Tepat Guna untuk Ketahanan Pangan”, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi sederhana dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan desa.

Acara dimulai dengan kegiatan sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, yaitu Dosen UNTIRTA Dea Aisyah Rusmawati, S.Pd., M.Si. Dalam paparannya, Dea Aisyah menekankan pentingnya inovasi lokal dan keterlibatan masyarakat dalam mengelola sumber daya pertanian secara efisien dan berkelanjutan.

Usai sosialisasi, acara dilanjutkan dengan Lomba Cerdas Cermat yang diikuti oleh perwakilan dari setiap RT di wilayah Desa Pasanggrahan. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang edukatif, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarwarga serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mendukung program literasi dan ketahanan pangan.

Peserta lomba tampak antusias menjawab berbagai pertanyaan seputar teknologi, lingkungan, pertanian, serta pengetahuan umum. Sorak sorai penonton dan semangat para peserta menambah semarak jalannya kompetisi.

Setelah melalui beberapa babak penilaian, panitia menetapkan tiga kelompok terbaik sebagai pemenang lomba cerdas cermat. Acara ditutup dengan foto bersama, serta pembagian hadiah kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka.

Ketua pelaksana kegiatan KKM Tematik Literasi 2025, mewakili tim mahasiswa UNTIRTA, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih aktif menerapkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang pertanian dan pangan.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga Desa Pasanggrahan. Semoga ilmu dan semangat yang dibawa dalam kegiatan ini bisa terus berkembang dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa UNTIRTA menunjukkan komitmen mereka dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah-tengah kehidupan sosial.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja